Novel : Sang Pemimpi (2007)

SangPemimpi

Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Pts Litera Utama (2007)

Ini sekuel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi. Nipis. Lebih nipis dari Laskar Pelangi. Hampir separuh kali ganda dari siri yang pertama.

Sang Pemimpi meneroka perjalanan hidup Ikal di alam sekolah menengah (SMA). Dua watak baru diperkenalkan memegang peran utama disamping Ikal ; Arai dan Jimbron.

Arai ; sepupu jauh Ikal yang kematian ayah dan ibu sejak kecil. Arai dibesarkan keluarga Ikal. Membesar sebagai anak yang berdikari dan sering melindungi Ikal.

Jimbron ; anak kampung yang gagap dan kurang pintar, sangat menghantui kuda.

Novel ini sebahagian besar dari intinya berkisar tentang 3 watak ini. Lupakan seketika tentang Mahar dan Lintang yang mewarnai kancah hidup Ikal dalam Laskar Pelangi. Dalam Sang Pemimpi Arai dan Jimbron ialah Mahar dan Lintang.

Andrea Hirata sesungguhnya bukan manusia biasa yang menempuh jalan biasa untuk tumbu membesar dan mendewasa. Jalan-jalan yang Ikal, Arai dan jimbron lalui sesuatu yang tidak tergambarkan.

Babak pilihan yang mengesankan.

1. Ikal mengejar ayahnya yang mengayuh basikal ketika pulang dari majlis penyampaian hadiah tahunan. Ikal mendapat tempat corot.
2. Jimbron menghadiahkan Arai dan Ikal tabung kuda.
3. Arai menangis membaca keputusan biasiswa yang diterima.

3 babak ini cukup penting dan pada saya sangat mengesankan.

Secara peribadi saya sangat mengagumi Arai, sebagai seniman kehidupan. Arai insan yang memberi inspirasi. Saya mehu mengambil semangat dan kekuatan Arai untuk tumbuh menjadi seniman kehidupan. Jimbron sahabat yang sanggup berhabis segala demi sahabatnya lain. Dan Ikal manusia terpilih dikurniakan sahabat terbaik, Ikal dan Jimbron.

Sukar sekali saya menyeka kelopak mata dari bergenang. Namun ditahan-tahan juga. Sungguh tajam dan jernih kata-kata yang digunakan Andrea (dan saya harap terjemahannya juga begitu).

Saya mencalonkan Arai sebagai watak utama paling mengesankan dalam novel untuk anugerah buku tahun ini. Ada atau tidak anugerah sebegini?

Selepas Hamka dan Pram, saya memilih Andrea untuk menyusul sebagai pengarang kegemaran.

Label: , ,

5 Respons to “Novel : Sang Pemimpi (2007)”

  1. Boelz Says:

    Tau ndak? arai dulu sd dsn smp nya dimana?

  2. m C Says:

    Aku tau Laskar Pelangi dari ayahku. Mungkin ia pikir buku ini bisa membuatku berfikir untuk bersyukur,dan melihat bahwa aku adalah orang yang beruntung. Yang seharusnya menyayangi apa yang ada sebelum semuanya hilang,
    aku cukup mengalami perubahan setelah membaca buku ini.
    Aku yang dulu sangat suka mengeluh sekarang sudah hampir tak pernah mengeluh,
    dan beberapa sifat burukku mulai hilang
    aku ingin ucapkan terima kasih pada buku ini sebagai sumber inspirasi saya
    setelah ALLAH,nabi Muhamad SAW,Mama ku,papa ku,kaka ku, neneku,baru buku ini.

    Terima kasih

  3. Love book Says:

    Right!!!! Thank for Andrea,for open my eyes…

  4. ViR Says:

    Buku yang banyak memberi inspirasi.

  5. esn Says:

    alangkah hebatnya karunia yang diberikan Allah untuk sang sastrawan ini,…ketika muda ia diberi kesempatan keliling eropa dan juga tengah-tengah benua afrika..dan juga bisa se-kampus ama orang2 jenius….hai bang andrea aku adalh seorang penggila novelmu..akankah setelah maryamah karpov ini dirimu akan buat novel..aku suka dengan novel yang mengisahkan tentang pengalaman hidup someone,,seperti dirimu yang dulu seorang backpacker…apa yang ada dalam benakmu dulu???sehingga anda jadi backpacker beneran…
    sang andrea yang mengagumkan…apa ada keinginan jadi dosen sastra???atau jadi dosen ekinomi???

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s


%d bloggers like this: