20 Cara Mengagungkan Ilmu

Mac 23, 2014

FSMS Surabaya™

multazimSegala puji bagi Allah, sholawat dan salam atas Rasulullah.

Ilmu adalah harta yang paling berharga, ia adalah warisan para Nabi. Dengan ilmu tercapai kebahagian dunia dan akhirat. Bagian seorang hamba dalam ilmu selaras dengan pengagungan dan penghormataannya terhadap ilmu. Barangsiapa hatinya dipenuhi dengan pengagungan terhadap ilmu maka akan semakin mudah mendapatkan ilmu. Sebaliknya, semakin kurang pengagungannya terhadap ilmu maka akan sulit mendapatkan ilmu. Benarlah perkataan hikmah berikut,

من لا يكرمُ العلمَ لا يكرمه العلمُ

Barangsiapa tidak memuliakan ilmu maka ilmu tidak akan menjadikannya mulia…”

Berikut ini beberapa hal utama untuk meningkatkan pengagungan ilmu dalam diri kita:

  1. 1.       Membersihkan bejana ilmu – yaitu hati-

Hati yang bersih dan suci akan lebih mudah untuk didiami ilmu. Kesucian hati kembali pada dua hal penting yaitu:

–          bersih dari syubuhat(kerancuan pemikiran) dan,

–          bersih dari syahwat (nafsu).

  1. 2.       Mengikhlaskan niat

Niat yang benar dalam menuntut ilmu kembali pada 4 hal utama:

View original post 1,013 more words

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (6)

Mac 23, 2014

موقع أبي عبد الله سفيان خالد بن إدهام روراي السلفي الأندونيسي

بسم الله الرحمن الرحيم

Inilah cara mudah insya Allah ta’ala dalam mempelajari Aqidah Islam, dari rimgkasan tanya jawab bersama Kibarul Ulama di Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyah wal Ifta’ (Komite Tetap untuk Pengkajian Ilmiah dan Fatwa). Kami terjemahkan dari website resminya www.alifta.net yang disertai dengan link sumber-sumber fatwa untuk memudahkan pembaca mempelajari dalil-dalil dan penjelasannya secara detail. Semoga bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi amal shalih bagi yang menerjemahkannya, mempelajarinya dan menyebarkannya.

View original post 1,186 more words

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (5)

Mac 23, 2014

موقع أبي عبد الله سفيان خالد بن إدهام روراي السلفي الأندونيسي

بسم الله الرحمن الرحيم

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (5)

Ringkasan Fatwa Aqidah Al-Lajnah Ad-Daimah:

View original post 490 more words

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (4)

Mac 23, 2014

موقع أبي عبد الله سفيان خالد بن إدهام روراي السلفي الأندونيسي

بسم الله الرحمن الرحيم

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (4)

Ringkasan Fatwa Aqidah Al-Lajnah Ad-Daimah:

View original post 759 more words

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (2)

Mac 23, 2014

موقع أبي عبد الله سفيان خالد بن إدهام روراي السلفي الأندونيسي

بسم الله الرحمن الرحيم

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (2)

Inilah cara mudah mempelajari Aqidah Islam dari Ringkasan Tanya Jawab bersama Kibarul Ulama di Al-Lajnah Ad-Daimah:

View original post 401 more words

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (1)

Mac 23, 2014

موقع أبي عبد الله سفيان خالد بن إدهام روراي السلفي الأندونيسي

بسم الله الرحمن الرحيم

Cara Mudah Mempelajari Aqidah Islam (1)

Inilah cara mudah dalam mempelajari Aqidah Islam, dari tanya jawab bersama Kibarul Ulama di Al-Lajnah Ad-Daimahlil Buhutsil ‘Ilmiyah wal Ifta’ (Komite Tetap untuk Pengkajian Ilmiah dan Fatwa). Kami terjemahkan dari website resminya www.alifta.com yang disertai dengan link sumber-sumber fatwa untuk memudahkan pembaca mempelajari dalil-dalil dan penjelasannya secara detail. Semoga bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi amal shalih bagi yang menerjemahkannya, mempelajarinya dan menyebarkannya.

View original post 403 more words

Akhlak Buruk Penuntut Ilmu!

Mac 23, 2014

Kemaksiatan Terburuk Yang Sering Dilupakan Penuntut Ilmu!

Juli 11, 2011

Asy Syaikh Abdussalam Barjas Al Abdil Karim rahimahullah berkata,

“Semua maksiat jelek, akan tetapi maksiat terjelek yang seringkali tersamar oleh penuntut ilmu adalah takabbur, sombong, merasa besar, tertipu dengan dirinya sendiri sehingga …dia memandang rendah serta merasa tinggi dari orang lain. Dia pun berjalan dengan gaya yang congkak, banyak bicara serta tak lepas dari sifat besar diri dan semisalnya.”

Allah telah melarang sikap sombong,

“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman 18)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebesar biji sawi dari kesombongan.” Kemudian seorang berkata “Seseorang suka bila bajunya bagus, dan sandalnya bagus” Beliau menjawab “Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”

Disebutkan di dalam kitab Tahdzibul Ihya’

“Sombong dengan ilmu itu adalah perusak terbesar dan penyakit yang parah dan paling susah diobati kecuali dengan usaha yang keras serta dan kesungguhan yang maksimal. Hal itu karena kadar ilmu itu besar di sisi Allah, dan besar pula di sisi manusia, lebih besar daripada kadar harta, kecantikan, dan lainnya.”

Kesombongan yang ada pada diri seorang penuntut ilmu adalah sesuatu yang mematikan yang bisa menghalanginya dari kebenaran.

Ibnul Jauzi berkata,

“Seorang yang merasa cukup dengan ilmunya apabila dicampuri dengan sikap memandang hebat pada dirinya, maka dia akan terhalangi dari kebenaran. Kita berlindung kepada Allah dari hal itu.”

Dan hendaknya betul-betul kita perhatikan apa yang disampaikan oleh Asy Syaikh Abdussalam berikut,

“Di masa ini kita telah diuji dengan sedikit –dan segala puji bagi Allah-, mereka membaca satu kitab atau dua kitab, menghapal satu dua masalah, kemudian setelah satu atau dua hari –dari umur mereka dalam menuntut ilmu- mereka menjadi mujtahid.

Sekiranya mereka membatasi diri dengan tipu daya yang kosong ini (maka itu lebih baik), akan tetapi mereka menganggap kecil para ulama, membodoh-bodohkan para penuntut ilmu dan para da’i. Mereka memandang diri mereka telah berada di manzilah yang tinggi yang tidak dicapai seorang pun, tampak itu semua pada pakaian, cara jalan mereka, serta ucapan mereka.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Alangkah berbahaya dan sedikitnya manfaat mereka, dan betapa kokoh kebodohan mereka. Kami memohon kepada Allah ta’ala untuk memberi hidayah kepada mereka kepada jalan yang lurus.”

(Sumber Awaiqut Thalab, DR. Abdussalam Barjaz, halaman 16-17. WMB)

Dari Status Al-Akh Wira Mandiri Bachrun -hafizhahullah-

http://abangdani.wordpress.com/2011/07/11/kemaksiatan-terburuk-yang-sering-dilupakan-penuntut-ilmu/